Sektor Properti RI Masih Tertekan, Para Startup Berhimpun

Fintech - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
16 May 2019 11:05
Sektor Properti RI Masih Tertekan, Para Startup Berhimpun Foto: Sektor properti RI diprediksi berbagai pihak masih akan mengalami tekanan sepanjang 2019. Munculnya beragam startup menjadi salah satu peluang sebagai solusi menggairahkan kembali sektor properti. (CNBC Indonesia/Muhammad Choirul)
Jakarta, CNBC IndonesiaSektor properti RI diprediksi berbagai pihak masih akan mengalami tekanan sepanjang 2019. Munculnya beragam startup menjadi salah satu peluang sebagai solusi menggairahkan kembali sektor properti.

Karenanya, Indonesia Proptech Assosiation dideklarasikan pada Kamis (16/5/2019) di Jakarta. Asosiasi di bidang pengembangan property technology (proptech) ini dideklarasikan oleh para pengusaha muda yang bergelut di bidang properti.

Sektor Properti RI Masih Tertekan, Para Startup BerhimpunFoto: Sektor properti RI diprediksi berbagai pihak masih akan mengalami tekanan sepanjang 2019. Munculnya beragam startup menjadi salah satu peluang sebagai solusi menggairahkan kembali sektor properti. (CNBC Indonesia/Muhammad Choirul)

Penggagas berhimpunnya pegiat startup properti ini adalah Rusmin Lawin yang juga Wakil Ketua Umum DPP REI dan Board Member Federasi Real Estate Dunia (FIABCI) yang berpusat di Paris. Dia menjelaskan, asosiasi ini didirikan dengan tujuan untuk mendorong percepatan pertumbuhan sektor properti yang ditopang oleh pengembangan teknologi yang efisien dan efektif.


"Proptech dunia sudah memasuki generasi ketiga, contohnya artificial intelligence dan drone yang berbasis data analisis," ungkapnya di Jakarta, Kamis (16/5/2019).


Saat ini, pihaknya sudah menghimpun 7 startup proptech yang cukup mapan. Ke depan, Rusman Lawin mengaku akan menggandeng lebih banyak startup proptech karya anak negeri.

"Kita akan rekrut lebih banyak lagi potential startup untuk kami bina dan bantu mencari pendanaannya," bebernya

Acara prelaunch Indonesia Proptech Association ini menampilkan 2 keynote speaker Utama yaitu Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata dan tokoh nasional bidang teknologi Ilham Habibie ditambah pembicara internasional yakni  Allan Phang, Head Of  Air Asia Esports  Club, Leo Lo, Founder of Asia Proptech Hongkong, William  Lai from Proptech Association of Singapore and CEO Subhom Hospitality Group.

Dalam ajang itu, diselingi pula penandatanganan 2 MoU, pertama yakni antara Indonesia Proptech Association, Asia Proptech Hongkong dan Proptech Association of Singapore. MOU yang kedua adalah penandatanganan MOU dimana BizInAbox bekerjasama dengan Rusmin Lawin untuk mengembangkan Air Asia Esports Club di Indonesia.

Subhome Hospitality Group yang merupakan anak usaha dari Air Asia Group menggandeng Rusmin Lawin sebagai Business Ambassador Subhome untuk menggarap pasar operator apartment suites di Indonesia.

CEO Subhome Hospitality Group Sandeep S Grewal mengatakan saat ini  mereka sudah mengelola 20 lokasi di Malaysia. "Kamk akan berekspansi ke Indonesia dengan menggandeng group lokal yang dikomandoi Rusmin Lawin dan rekan," tandasnya.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading