CNBC Indonesia VIP Forum

Caplok 20% Saham LinkAja, Bank Mandiri Pakai Mandiri Capital

Fintech - Rahajeng Kusumo Hastuti & Yuni Astutik, CNBC Indonesia
10 May 2019 12:31
Caplok 20% Saham LinkAja, Bank Mandiri Pakai Mandiri Capital
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Mandiri melalui Mandiri Capital bakal menjadi pemegang saham dari LinkAja, platform pembayaran digital milik entitas BUMN. Mandiri Capital merupakan anak usaha Bank Mandiri dalam bidang modal ventura.

Sayangnya, CEO Mandiri Capital Eddi Danusaputro tak menyebut secara rinci berapa pembiayaan yang akan dikucurkan untuk LinAja. Sebab, karena milik bersama, nantinya kucuran dana akan dibagi-bagi bersama BUMN lainnya di antaranya BRI, BNI, Bank Mandiri dan Pertamina.


"Belum tahu (berapa). Karena masih menunggu dari LinkAja butuhnya berapa. Yang pasti Bank Mandiri ambil saham LinkAja, dan Mandiri Capital sebagai kendaraannya," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (8/5/2019).


Sebagai perusahaan yang sudah membiayai beberapa perusahaan startup, Mandiri Capital menilai jika LinkAja memiliki prospek yang bagus di masa yang akan datang. Sebab, berbeda dengan platform pembiayaan lainnya yang tenar karena layanan pesan-antar makanan, retail dan parkir, LinkajAja punya keunggulan.

"Ada sinergi antar BUMN saya melihat ada beberapa used case yang kita menang. Bisa digunakan untuk transportasi LRT, MRT, Commuter Line, Kereta Bandara. Kita ingin ini keunggulan LinkAja daripada yang lainnya," katanya.

LinkAja sudah bisa digunakan untuk berbagai macam transaksi. Bahkan kabarnya, LinkAja sedang disiapkan untuk bisa melayani pinjaman online Peer to Peer lending (P2P).

CEO PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) Danu Wicaksana mengatakan Mandiri Capital akan masuk ke LinkAja dalam 30 hari ke depan.

"Jadi cukup cepat tapi itu on behalf Bank Mandiri. Masuknya ga harus dari Bank Mandiri. Porsinya sama kurang lebih 20%," jelasnya.

Asal tahu saja, nantinya LinkAja akan ada tujuh BUMN yang memegang saham LinkAja. Rencananya, Telkomsel menguasai 25% saham, Bank Mandiri, BRI dan BNI masing-masing 20%, BTN 7%, Pertamina 7% dan Jiwasraya 1%.

Simak video tentang LinkAja di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading