Jokowi Unggul! Ini Prospek Ekonomi RI di Mata Pelaku Fintech

Fintech - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
23 April 2019 17:27
Jokowi Unggul! Ini Prospek Ekonomi RI di Mata Pelaku Fintech
Jakarta, CNBC Indonesia - Prospek ekonomi Indonesia selepas Pilpres 2019 dinilai lebih cerah dari tahun-tahun sebelumnya karena calon presiden petahana Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin diprediksi memenangkan pemilihan sehingga bisa melanjutkan program pembangunan.

Untuk sementara, hasil hitung cepat atau quick count pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Amin unggul atas pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Hasil real count KPU pada Selasa (23/4/2019) pukul 17.00 WIB, meski baru 20% data, sudah menempatkan keunggulan Jokowi-Amin.


"Perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini belum bergeser dari 5%, sementara tahun-tahun mendatang sebesar 5,58% secara rata-rata dalam periode kedua pemerintahan petahana [Jokowi]," ujar Ferry Latuhihin, Investment Analyst Tanamduit, aplikasi buatan fintech investasi PT Star Mercato Capitale dalam buletin kepada nasabah, Selasa ini (23/4/19).


Ferry mengatakan tidak adanya risiko pasar yang sistemik di tahun ini walaupun ada kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed akan menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi di AS karena rendahnya tingkat angka pengangguran di sana.

Sentimen lain, katanya, China tampaknya berhasil melakukan soft landing tahun ini. Soft landing adalah siklus ekonomi dari tumbuh menjadi tumbuh melambat dan berpotensi flat.

"Sementara di Eropa ancaman yang perlu diperhatikan ialah Italia akibat tingginya defisit APBN dan rasio utang pemerintah terhadap PDB yang makin membengkak," jelasnya.

Selain memprediksi pertumbuhan ekonomi yang masih akan baik ke depan, analis yang namanya masih tercatat sebagai Direktur Independen PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) tersebut memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat melampaui level 7.000 tahun ini dan 8.000 pada tahun depan.

Sebagai perbandingan, IHSG pada perdagangan hari ini ditutup di level 6.462 atau naik 4,33% sejak awal tahun ini.

"Tidak ada yang mengkhawatirkan untuk jangka pendek, menengah, dan panjang, seandainya situasi politik cooling down dan dengan asumsi bahwa petahana yang akan keluar sebagai pemenang dalam perhitungan suara yang sedang berlangsung ini."

Menurut dia, sektor yang menarik untuk dibidik pelaku pasar adalah sektor perbankan, properti, konstruksi, otomotif, alat-alat berat, dan barang konsumsi.

TIM RISET CNBC INDONESIA
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading