Internasional

Ulama Malaysia Mau Haramkan PUBG, Menpora Ganteng Tak Setuju!

Fintech - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
19 March 2019 11:06
Ulama Malaysia Mau Haramkan PUBG, Menpora Ganteng Tak Setuju!
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq mengatakan ia tidak setuju jika Video Game The PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) diharamkan.
 
"Mau haramkan Video Game PUBG? Saya tidak setuju. Itu penjelasan saya." Katanya melalui postingan di Instagram, Senin (18/3/2019).
 
Pernyataannya itu disampaikan setelah sebelumnya, Mufti Negri Sembilan Datuk Mohd Yusof Ahmad mengatakan pemerintah Malaysia harus segera mempertimbangkan untuk melarang permainan PUBG karena memiliki dampak negatif pada anak-anak dan remaja, mendorong generasi muda ke arah terorisme dan mengikis rasa kasih sayang untuk orang lain.
 
Hal itu diungkapkan Datuk Mohd Yusof Ahmad lantaran pada Jumat pekan lalu telah terjadi penembakan masal di dua Masjid di daerah Christchurch, Selandia Baru. Dalam aksi brutal yang menewaskan 50 orang dan menyebabkan puluhan orang lainnya terluka itu, diduga pelakunya terinspirasi dari game tembak-tembakan seperti PUBG.

 
Saddiq menyebut ada banyak alasan yang membuatnya tidak setuju akan hal itu, yang salah satu alasannya adalah karena di Malaysia saja ada lebih dari 1 juta pengguna game itu. Ia juga tidak merasa game itu menyebabkan tindak kekerasan di negara itu, dan kalaupun harus diharamkan, ia menyebut game sejenis lainnya seperti Game Counter-Strike, atau Red Alert, atau Command & Conquer: General Zero Hour harus diharamkan juga.
 

"Kalau kita berlandaskan pada prinsip yang dipakai, yaitu hanya karena ada unsur kekerasan yang dilakukan oleh beberapa pihak, maka kita harus mengharamkan beberapa game lainnya juga." katanya.
 
Ia menyebut solusi yang harus dilakukan untuk mencegah tindak kekerasan bukanlah dengan melarang game dimainkan, karena setiap game yang beredar di masyarakat sudah memiliki standard dan aturan masing-masing, misalnya menerapkan batas minimum usia penggunanya.

Ulama Malaysia Mau Haramkan PUBG, Menpora Ganteng Tak Setuju!Foto: Black Shark 2 Release Test Game PUBG. (Dok. Black Shark.Com)

Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah mengawasi pengguna dan memberikan edukasi yang diperlukan.
 
"Kita perlu memastikan anak muda kita tidak ketagihan untuk bermain game dan pada waktu yang sama jika ada unsur kejahatan yang jelas, misalnya kalau ada "Gore scene" yang sekarang ini di bawah SKMM pun ada standar, "if there's blood and gore", kita hanya mengizinkan mereka untuk dimainkan pengguna usia di atas 18 tahun." Jelasnya.


Simak video tentang tragedi penembakan jamaah Masjid di Selandia Baru di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading