Akulaku Suntik Bank Yudha Bhakti Rp 500 M

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
15 March 2019 16:24
Akulaku Suntik Bank Yudha Bhakti Rp 500 M
Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah perusahaan teknologi keuangan (fintech) yang berinvestasi di perbankan bertambah. Terbaru, Akulaku menginvestasikan dana sebesar Rp 500 miliar ke PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB). Suntikan dana tersebut untuk melakukan terobosan pada penyaluran pinjaman baru.

Menurut Direktur Bank Yudha Bhakti, Denny Novisar Mahmuradi kerjasama ini bisa memudahkan masyarakat. Sebab dengan begitu penawaran produk bisa diakses secara online.

"Tidak hanya berhenti pada penyuntikan dana sebesar Rp 500 miliar ke tubuh BYB saja. Namun juga pada kerja sama peningkatan beberapa Iayanan program digital perbankan maupun bentuk financial teknologi Iain yang akan semakin memanjakan nasabah dan calon nasabah," kata ujarnya seperti dikutip dari detik.com, Jakarta, Jumat (15/3/2019).


Lebih lanjut, ia menjelaskan investasi ini juga akan memperluas sektor pinjaman tak hanya ke individu. Namun juga ke sektor pertanian dan juga UKM.


Dengan begitu, harapannya Bank Yudha Bakhti dapat menjangkau lebih banyak konsumen sehingga peringkat bank bisa naik menjadi buku dua. 

"Dapat partner di bidang teknologi jadi Akulaku mudah-mudahan bisa meningkat jadi bank buku dua kan selama ini kita masih buku satu," tutup dia.

Sebelumnya, Sumber CNBC Indonesia menyatakan pembicaraan mengenai proses akuisisi ini memang sudah dibicarakan sejak tahun lalu.

"Harusnya [selesai] tahun ini kalau bagian banking dan bank relationship semua baik-baik saja. Harusnya Insya Allah," kata salah seorang sumber CNBC Indonesia, Rabu (13/3/2019). 

Asal tahu saja, Bank Yudha Bhakti masuk dalam bank umum kegiatan usaha (BUKU) I atau bermodal di bawah Rp 1 triliun. Hingga kuartal III-2018, Bank Yudha Bhakti memiliki modal inti Rp 627,42 miliar.

Bank ini fokus dalam kredit konsumer pegawai dan pensiunan. Pemegang saham Bank Yudha Bhakti adalah PT Gozco Capital (42,16%), Asuransi Jiwa Adisaranawhanaartha (5,95%), PT Asabri (23,89%) dan publik (28%).

Bank Yudha Bhakti mencatatkan Laba bersih Rp 55,16 miliar pada kuartal III-2018. Angka ini turun dari laba kuartal III-2017 sebesar Rp 59 miliar. Bank Yudha Bhakti menyalurkan kredit sebesar Rp 4,02 triliun. Adapun rasio kecukupan modal atau capital adequaty ratio (CAR) 22,29%.

Adapun Akulaku merupakan startup yang didirikan William Li pada 2016 silam. Mengutip Website perusahaan Akulaku memiliki beberapa bisnis. Yakni, Fintech peer-to-peer (P2P) lending melalui PT Pintar Inovasi Digital; e-commerce melalui PT Akulaku Silvrr Indonesia dan PT Akugrosir Indonesia; bisnis multifinance melalui PT Akulaku Finance Indonesia.

Saksikan video Bos OJK bicara soal konsolidasi perbankan Indonesia di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading