Disuntik Softbank Rp 14 T, Uber akan Berstatus Hectocorn

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
14 March 2019 16:26
Disuntik Softbank Rp 14 T, Uber akan Berstatus Hectocorn Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Jakarta, CNBC Indonesia - Sekelompok investor yang dipimpin oleh SoftBank Group Corp dan Toyota Motor Corp sedang dalam pembicaraan untuk berinvestasi $ 1 miliar atau lebih atau setara Rp 14 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000) ke divisi mobil otonom atau self-driving Uber Technologies Inc.

Suntikan dana tersebut akan membuat valuasi unit mobil otonom Uber ini US$5 miliar hingga US$10 miliar, ujar dua orang yang mengetahui tentang hal ini seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/3/2019).

Investasi ini akan memberikan suntikan uang tunai untuk program self-driving Uber, yang dalam perhitungan Techcrunch sudah menghabiskan US$ 900 juta tanpa dapat pendapatan. Suntikan ini juga bisa menambah valuasi Uber menjadi US$ 100 miliar sebelum melantai di bursa saham AS.


Bila hal tersebut terlaksana maka Uber akan berstatus hectocorn, atau perusahaan start up dengan valuasi US$ 100 miliar.

Uber dan SoftBank menolak berkomentar. Seorang juru bicara Toyota mengatakan produsen mobil tersebut "secara berkelanjutan meninjau dan mempertimbangkan berbagai pilihan investasi" tetapi tidak memiliki informasi baru yang bisa diumumkan ke publik.


Rencana investasi ini pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal, yang mengatakan kesepakatan bisa dicapai bulan depan. Saham SoftBank Group naik 4 persen di perdagangan pagi sedangkan saham Toyota datar.

Pembuat mobil terbesar di Jepang, Toyota, menyuntikkan US$ 500 juta ke Uber tahun lalu untuk mobil otonom, di mana kedua perusahaan disebut ketinggalan dibanding pesaingnya seperti Waymo, unit mobil otonom Alphabet Inc.

Uber, yang tahun lalu rugi sekitar US$ 3,3 miliar, mengembangkan mobil otonom untuk menghilangkan ketergantungannya pada pengemudi. Tahun lalu, uji coba mobil otonom Uber dihentikan setelah terjadi kecelakaan di Arizona (AS).

Setelah Tokopedia & Grab, Softbank Cs Akan Suntik Uber Rp14 TFoto: REUTERS/Kai Pfaffenbach

Pada Desember 2018, Softbank Vision Fund dan Alibaba menyuntikkan dana sebesar US$1,1 miliar ke Tokopedia. Pada awal bulan ini Softbank Vision Fund bersama dengan investor lainnya menyuntik Grab sebesar US$1,46 miliar.

Suntikan dana ini mengukuhkan Grab sebagai startup decacorn pertama di Asia Tenggara. Decacorn merupakan julukan bagi startup bervaluasi di atas US$10 miliar. Setelah suntikan dana tersebut Grab memiliki valuasi US$14 miliar, Techcrunch melaporkan.

Saksikan video rencana investasi Softbank dan Toyota ke Uber di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]


(roy/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading