Perkembangan Teknologi

Bukan Slipi, Rudiantara Sebut BSD Bisa Jadi Silicon Valley

Fintech - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
12 March 2019 13:36
Bukan Slipi, Rudiantara Sebut BSD Bisa Jadi Silicon Valley
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang, Banten berpotensi menjadi kawasan pusat teknologi setara sillicon valley atau lembah silikon seperti di Amerika Serikat.

Hal itu diungkapkan Rudiantara, saat menjadi pembicara dalam acara  Graduation Apple Developer Academy yang pertama di Bumi Serpong Damai, Tangerang. Pasalnya, perusahan teknologi asal Amerika Serikat, Apple Inc telah mendirikan Apple Developer Academy berada di Green Office Park 9, kawasan BSD, Tangerang Selatan.


Dijelaskan Chief RA, saat ini ada tiga lembah silikon di dunia, yaitu, Bay Area atau Silicon Valley di Amerika Serikat, kedua adalah Beijing, China dan ketiga adalah Bangalore, India. "4B selanjutnya mudah-mudahan adalah BSD (Bumi Serpong Damai)," kata Rudiantara, Selasa di Auditorium Green Office Park 9 (12/3/2019).


Meski demikian, ia tak menampik daerah-daerah lainnya di Indonesia seperti Bandung maupun Bali juga bisa berpotensi. Seperti diketahui, lembah silikon Amerika Serikat telah menjadi markas bagi perusahaan raksasa teknologi dunia seperti Apple Inc, Google, Cisco, Hewlet-Packard hingga Facebook.

Awalnya, terminologi sillicon itu berasal dari tingginya konsentrasi perusahaan yang terlibat dalam industri semikonduktor dan komputer di area tersebut.

Rudiantara menilai, dengan kehadiran perusahaan raksasa teknologi seperti pendirian akadami Apple Inc di BSD bisa membuka jalan bagi perusahaaan teknoligi di dunia untuk juga berinvestasi di Indonesia.

Bukan Slipi, Rudiantara Sebut BSD Bisa Jadi Silicon ValleyFoto: Ist

Sebagai informasi, pendirian akademi Apple itu sebagai bagian untuk memenuhi ketentuan regulasi mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Apple berinvestasi sebesar US$44 juta dalam jangka waktu tiga tahun sejak 2017.

Selain di BSD, Apple Developer Academy telah dibangun di Italia dan Brazil. Di Italia, Apple bekerjasama dengan Università di Napoli Federico II. Adapun, di Brazil, Apple menggandeng The Pontifical Catholic University of Rio Grande do Sul.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, program akademi yang digagas Apple di Indonesia bisa menjadi daya tarik bagi investasi masuk ke dalam negeri.

Ia menjelaskan, Indonesia punya tiga daya tarik dalam menarik investasi asing seperti populasi dan size ekonomi yang besar, dan masuk ke dalam negara G-20. Selain itu, kata Sri Mulyani, Indonesia juga berkomitmen memperbaiki kemudahan iklim berusaha. "Itu menggambarkan pemerintah memiliki komitemen yang dilihat oleh investor untuk undang investasi dari dalam maupun luar negeri," kata Sri Mulyani.

Terakhir, yang bisa menjadi daya tarik adalah Indonesia telah menyiapkan infrastruktur tol langit melalui Palapa Ring untuk mendorong koneksi antarwilayah di Indonesia.

Sebelumnya, Slipi yang disebut sebagai The Next Silicon Valley Indonesia karena di daerah ini banyak berkantor perusahaan-perusahaan startup.

Saksikan video Menteri Rudiantara bicara tentang potensi ekonomi digital Indonesia di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading