Mungkinkah Unicorn Bikin Uang RI Lari ke Luar Negeri?

Fintech - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
20 February 2019 08:38
Mungkinkah Unicorn Bikin Uang RI Lari ke Luar Negeri?
Jakarta, CNBC Indonesia - Selang beberapa hari setelah debat calon presiden (capres), Minggu (17/2/2019), pembahasan soal startup unicorn masih hangat diperbincangkan.

Kala itu capres nomor 02 Prabowo Subianto melontarkan pernyataan yang menyebut keberadaan startup unicorn bisa mempercepat keluarnya uang Indonesia ke luar negeri.

"Jadi kalau ada unicorn saya khawatir mempercepat membuat uang-uang kita lari ke luar negeri. Silakan anda ketawa tapi ini masalah bangsa. Menteri bapak sendiri mengatakan bahwa ada Rp 11.400 triliun uang Indonesia di luar negeri," ujar Prabowo dalam debat.


Menurut Prabowo, ini bukan berarti dirinya pesimistis terhadap perkembangan teknologi. Namun, ia khawatir bila tidak hati-hati hal bisa berdampak buruk terhadap Indonesia. Dana dari Indonesia bisa mengalir ke luar negeri.


"Bukan saya pesimistis saya ingin menggugah kesadaran bahwa sistem sekarang ini memungkinkan uang kita mengalir ke luar negeri," ujarnya.

Wakil Presdien Jusuf Kalla (JK) turut menanggapi pernyataan Prabowo tersebut. JK mengatakan, logika berpikir Prabowo terbalik. Pasalnya, keberadaan unicorn justru membawa masuk dana asing ke dalam negeri. Dana asing itu digunakan untuk ekspansi di pasar dalam negeri.

"Unicorn itu berjalan. Jadi terbalik. Uang masuk malah. [Unicorn] memberikan lapangan kerja jutaan orang. Sedangkan itu yang kita butuhkan dan kita bersyukur bahwa itu anak-anak muda kita yang mengerjakan it." ujar JK di Istana Wakil Presiden, Selasa (19/2/2019).

Ternyata, keluarnya uang-uang dalam negeri ke luar negeri itu wajar terjadi. Namun, tidak berjalan dengan cepat. Juga tidak terjadi secara langsung. 

Mungkinkah Unicorn Bikin Uang RI Lari ke Luar Negeri?Foto: infografis/infografis Mengenal Istilah dan 4 startup unicorn RI/Aristya RAhadian Krisabella

Executive Director Indonesia ICT Institute Heru Sutadi mengatakan dana asing yang dihimpun startup unicorn Tanah air itu digunakan untuk mengembangkan ekosistem bisnis yang digeluti.

Startup butuh segera merealisasikan rencana bisnis agar ide pengembangan tidak diambil atau lebih dulu digarap oleh startup lain. Heru Sutadi melanjutkan, investor asing di unicorn bisa membawa keluar dana dari Indonesia dalam bentuk dividen.

"Dividen dibagikan bila perusahaan mencetak laba. Investor asing membawa dividen ke luar negeri setelah pembagian sudah lazim terjadi."




Heru menjelaskan startup unicorn juga tidak banyak yang mau lekas cetak untung. Mereka memang lebih memilih untuk merugi lebih dulu dalam waktu lama guna menguasai pasar.

"Tetapi harap diingat tidak banyak startup yang mau cepat-cepat mencetak untung. Mereka lebih memilih untuk merugi dalam jangka waktu yang lama demi menguasai pasar. Demi bertahan hidup mereka mengharapkan suntikan dana investor dengan menjual nilai masa depan bisnisnya," kata Heru.


Saksikan video potongan debat capres yang membahas masalah startup unicorn berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading