Sederet Dukungan Jokowi & Sri Mulyani untuk 4 Unicorn RI

Fintech - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
19 February 2019 08:05
Sederet Dukungan Jokowi & Sri Mulyani untuk 4 Unicorn RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan apa saja arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendukung pertumbuhan dan kemajuan startup unicorn Indonesia. Apalagi, di era industri 4.0 yang serba digital ini, pertumbuhan unicorn di Indonesia cukup pesat.

Sebagai informasi, unicorn adalah sebutan untuk perusahaan startup atau rintisan yang memiliki valuasi US$1 miliar. Meski mendapat pendanaan yang cukup besar, unicorn belum tentu dapat begitu saja bertahan di persaingan global. Mereka tetap membutuhkan dukungan dan peran serta pemerintah.



Untuk saat ini, Indonesia memiliki empatĀ  startup unicorn, yakni, Tokopedia, Bukalapak, Gojek, dan Traveloka.


"Kita saat ini bisa menghasilkan unicorn yang cukup banyak. Artinya untuk ukuran ASEAN pun kita sangat exceptional. Kreativitas dan inovasi sudah muncul, namun kalau eksosistem semakin diperbaiki kita bisa mendapat lebih banyak unicorn lain," jelas Sri Mulyani di kantornya, Senin (18/2/2019).

Menurut Sri Mulyani, mendukung pertumbuhan dan kemajuan unicorn harus dari hulunya, yakni dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Untuk itu, pendidikan menjadi faktor penting.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut mengatakan pemerintah akan lebih memperhatikan bidang pendidikan, baik melalui kurikulum pengajaran maupun mendorong agar anak Indonesia menempuh perguruan tinggi.

Sederet Dukungan Jokowi & Sri Mulyani untuk 4 Unicorn RIFoto: infografis/infografis Mengenal Istilah dan 4 startup unicorn RI/Aristya RAhadian Krisabella

"Menkeu kan pembantu presiden, jadi kalau dari presiden ingin mendukung unicorn, itu sifatnya hulu, yaitu menyiapkan sisi kualitas SDM," jelasnya.

"Kalau beliau mengharapkan jumlah unicorn jadi lebih banyak, kita bisa melahirkan seperti mulai dari Tokopedia, Bukalapak, maupun Gojek, dan Traveloka, itu kan orang-orang Indonesia, anak-anak yang memiliki pendidikan tinggi. Jadi, kalau kita makin meningkatkan kapasitas SDM kita dengan suatu kurikulum yang mampu membuat mereka menjadi pionir inovatif, maka investasi di bidang SDM akan menjadi prioritas," kata Sri Mulyani.

Oleh karena itu, pemerintah menawarkan beasiswa seperti LPDP, kemudian pendidikan vokasi bagi siswa SMK, serta mengalokasikan anggaran untuk program penelitian dan pengembangan (Research dan Development/ R&D).


Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menjelaskan unicorn erat kaitannya dengan sambungan internet, sehingga pembangunan infrastruktur untuk konektivitas digital sangat penting. Belum lama ini, Sri Mulyani bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, meresmikan Palapa Ring di Sangihe, Sulawesi Utara.

"Kalau Anda lihat di Jawa terutama di Jakarta itu konektivitas sudah luar biasa, sama kualitasnya. Oleh karena itu, kemarin disampaikan Pak Presiden, agar ini bisa merata, infrastruktur untuk konektivitas ekonomi digital, itu harus dilakukan," ujarnya.

"Makanya kemarin waktu saya di Indonesia bagian Tengah, Sangihe, saya bersama Menkominfo Pak Rudiantara me-lauch satelit untuk meng-cover Indonesia bagian Tengah. Untuk Indonesia Timur sedang dalam proses sehingga bisa terkoneksi keseluruhan."

Terkahir, pemerintah juga mendukung pertumbuhan dan kemajuan unicorn melalui kebijakan pajak. Pemerintah akan berusaha sebisa mungkin agar pajak tidak menjadi penghalang bagi perkembangan berbagai unicorn ini.

"Dan yang terakhir, pembentukan kebijakan tidak hanya parsial, termasuk dalam kebijakan perpajakan. Dalam hal ini kita bersama-sama dengan industri, pelaku unicorn-nya sendiri, melihat sebetulnya kebutuhan mereka seperti apa. Apakah dari sisi fasilitasnya dan bagaimana bentuk support yang dibutuhkan."


Saksikan video mengenai startup unicorn RI kebanggaan Jokowi yang dikuasai investor asing.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading