Cryptocurrency

Investor Rugi Banyak, Bitcoin Kehilangan Valuasi Rp 5.600 T

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
06 February 2019 15:54
Investor Rugi Banyak, Bitcoin Kehilangan Valuasi Rp 5.600 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Mata uang digital (cryptocurrency) butuh sentimen positif untuk mengangkat kembali nilainya. Maklum sejak Oktober 2018 nilai cryptocurrency cenderung menurun.

Mengutip Coinbase hingga Rabu (6/2/2019) pukul 15:34 WIB, nila mata uang digital paling populer Bitcoin berada di level US$3.373,69 per koin atau setara Rp 46,95 juta. Dalam semalam harganya anjlok 1,22%. Artinya dalam semalam investor kehilangan Rp 588 ribu.

Sepinya sentimen positif ini membuat Bitcoin belum bisa bangkit dari dari level US$3.500 per koin. Forbes melaporkan dalam 12 bulan terakhir valuasi Bitcoin sudah menguap US$400 miliar (Rp 5.600 triliun).


Harga Bitcoin memang cenderung melemah setelah mengalami kenaikan yang signifikan pada 2017. Kala itu, harga Bitcoin menguat dari US$1.000 per koin menjadi mendekati US$20.000 per koin.

Tren harga yang terus menurun ini telah membuat banyak perusahaan yang berkaitan dengan Bitcoin Cs mengurangi karyawan. Bahkan beberapa penambang berhenti menambang Bitcoin karena merugi.

JP Morgan Chase memprediksi tahun ini harga Bitcoin bisa anjlok ke US$1.260 per koin atau setara Rp 17,64 juta (asumsi US$1= Rp 14.000). 

"Jika tren penurunan pasar masih berlanjut," ujar analis dan Managing Director JP Morgan Jan Loeys dalam catatannya kepada klien seperti dikutip dari CNBC International, Senin (28/1/2019).

"Kami telah lama skeptis akan nilai dari cryptocurrency kecuali pada kondisi distopia yang ditandai dengan hilangnya kepercayaan investor pada semua aset cadangan utama," jelas Jan Loeys.

Skeptisnya JPMorgan pada mata uang digital paling populer ini karena Bitcoin memiliki potensi bubble seperti mirip yang terjadi pada saham sektor teknologi pada 1990-an. 
[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading