Pasar Lesu, Samsung Masih Terlalu Tangguh Bagi Apple & Huawei

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
01 February 2019 17:33
Pasar Lesu, Samsung Masih Terlalu Tangguh Bagi Apple & Huawei
Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan ponsel pintar (smartphone) secara global 2018 mengalami penurunan yang dalam pada 2018 dan penjualan di 2019 diprediksi tidak lebih baik. Ini adalah hasil penelitian dari lembaga riset IDC.

Volume pengiriman handset di seluruh dunia untuk setahun penuh anjlok 4,1% pada 2018 menjadi 1,4 miliar unit. "Secara global pasar smartphone sekarang berantakan," kata analis IDC Ryan Reith, AFP melaporkan Rabu (30/1/2019).

"Di luar segelintir pasar dengan pertumbuhan tinggi seperti India, Indonesia, Korea Selatan, dan Vietnam, kami tidak melihat banyak kegiatan positif pada 2018."


Ryan Reith mengatakan pasar lesu karena konsumen memilih untuk mengganti ponsel mereka lebih lama, frustrasi dengan harga perangkat yang mahal dan ketidakpastian ekonomi global. Pasar China, yang menyumbang sekitar 30% penjualan ponsel pintar, anjlok 10% tahun lalu.

IDC mengatakan dominasi lima produsen smartphone teratas semakin menguat, mencapai 69% dari total penjualan di seluruh dunia. Tahun sebelumnya pangsa pasarnya hanya 63%.

Samsung tetap menjadi produsen handset nomor satu dengan pangsa 20,8% meskipun penjualannya turun 8% dalam setahun, kata IDC.

Pasar Lesu, Samsung Masih Terlalu Tangguh Bagi Apple & HuaweiFoto: Arie Pratama

iPhone Apple berhasil merebut kembali posisi runnerup dengan pangsa pasar 14,9%, sementara pangsa pasar Huawei 14,7%. IDC mengatakan penjualan smartphone kuartal IV-2018 turun 4,9% dan jadi penurunan kelima berturut-turut.

"Kuartal liburan yang penuh tantangan menutup tahun terburuk untuk pengiriman smartphone," kata IDC dalam laporannya.



Sebuah laporan terpisah dari Counterpoint Research menunjukkan temuan serupa dan memprediksikan penurunan penjualan sebesar 7% pada kuartal empat 2018 dan turun 4% dalam setahun penuh.

"Pertumbuhan pengiriman smartphone secara kolektif di pasar negara berkembang seperti India, Indonesia, Vietnam, Rusia dan lainnya tidak cukup untuk mengimbangi penurunan di China," kata Associate Director Counterpoint Tarun Pathak.
Simak Video tentang persaingan produsen ponsel di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading