Startup

Berlin & Paris Belum Bisa Gusur London Sebagai Rumah Startup

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
09 January 2019 14:50
Berlin & Paris Belum Bisa Gusur London Sebagai Rumah Startup
Jakarta, CNBC Indonesia - Perceraian Inggris dengan Uni Eropa menjadi salah satu isu terpanas dalam setahun terakhir. Namun, isu ini tidak memengaruhi para pelaku industri digital dalam ekspansi.

Buktinya, para pelaku startup masih memandang London sebagai kota paling menarik di Eropa untuk memulai bisnis startup, meskipun tahun lalu terjadi penurunan tajam dalam investasinya.

Agen Promosi London & Patners (L&P) mengatakan tahun 2018 ada 1,8 miliar poundsterling atau setara US$2,3 miliar investasi pada bisnis teknologi di London. Angka ini turun 30% dari tahun sebelumnya dan merupakan penurunan pertama kali dalam enam tahun terakhir.


Tetapi berdasarkan besaran dana, investasi di London masih dua kali lipat dari Berlin yang berada di posisi kedua dengan nilai investasi 936,53 juta poundsterling dan Paris 797,04 juta poundsterling.

Lonjakan investasi ini didorong oleh peningkatan "signifikan" dalam pendanaan untuk sektor-sektor baru seperti fintech - atau teknologi keuangan - serta Inteligensi Buatan dan Blockchain, AFP melaporkan.

Berlin & Paris Belum Bisa Gusur London Sebagai Rumah StartupFoto: infografis/TIPS STARTUP AGAR DAPAT SUNTIKAN DANA SEGAR/Aristya Rahadian Krisabella

Inggris terus menjadi kekuatan utama dalam teknologi Eropa, dengan pertumbuhan stabil yang disebut "unicorn", perusahaan swasta yang masing-masing bernilai lebih dari $ 1,0 miliar. Titans semacam itu termasuk bank online Monzo dan Revolut.

Seluruh sektor start-up teknologi Inggris mengumpulkan dana hampir 2,5 miliar poundsterling tahun lalu, turun 20,2 persen dari 2017.
(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading