Cryptocurrency

Kembali Anjlok, Harga Bitcoin Kian Amburadul

Fintech - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
26 November 2018 12:19
Kembali Anjlok, Harga Bitcoin Kian Amburadul
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pekan ini menjadi masa yang suram bagi Bitcoin. Harganya terjun bebas karena para trader dan investor memilih melepas mata uang digital (cryptocurrency) paling populer ini.

Bahkan Minggu (25/11/2018) harga Bitcoin sempat menyentuh US$3.437, 58 per koin atau setara Rp 49,97 juta, menurut data Coindesk. Harga ini merupakan yang terendah sejak Agustus 2017. Hari ini harga Bitcoin kembali membaik menjadi US$3.995.



Selama pekan lalu, Bitcoin telah kehilangan nilai lebih dari 35%, menurut CoinDesk. Ini menandai penurunan satu minggu terbesar sejak April 2013, ketika mata uang crypto jatuh lebih dari 44%, menurut CoinDesk.




Penurunan ini dimulai pada pertengahan November, ketika bitcoin pertama jatuh ke US$6.000. Sejak itu, mata uang crypto terbesar di dunia tersebut mencapai posisi terendah baru dan berjuang untuk bertahan dikisaran nilai di atas US$4.000.



Kerugian November terjadi sangat tiba-tiba, mengingat bitcoin stabil pada Oktober. Mata uang digital telah diperdagangkan dengan nyaman di kisaran US$6.400 sementara pasar saham utama Amerika Serikat (AS) berfluktuasi.


Kerugian akhir pekan membawa penurunan bitcoin tahun ini ke nilai lebih dari 75%. Mata uang crypto populer seperti XRP dan Ether masing-masing turun 12% dan 9%, menurut data dari CoinMarketCap.com .

Nilai terendah ini menandai mulai keluarnya pemain utama. Bitcoin yang di bawah US$4000 kemungkinan dipicu oleh "stop loss". Dalam beberapa pekan terakhir, tindakan tegas regulasi juga membebani harga. Minggu lalu, Komisi Sekuritas dan Bursa (Securities and Exchange Commission) mengumumkan denda perdata pertamanya terhadap pendiri mata uang crypto.


Pekan lalu, Bloomberg News melaporkan bahwa regulator sedang menyelidiki apakah rally bitcoin ke hampir US$20.000 pada tahun lalu adalah hasil manipulasi pasar. Departemen Kehakiman AS (U.S. Justice Department) sedang menyelidiki apakah para pemain mengakaitkan dolar dengan sebuah mata yang crypto kontroversial yang telah digunakan oleh para pedagang untuk menopang bitcoin, menurut laporan yang mengutip 3 sumber tanpa nama yang akrab dengan masalah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading