Perkembangan Teknologi

Facebook Tiba-tiba Larang Startup Ini Beriklan, Kenapa?

Fintech - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
30 October 2018 13:34
Facebook Tiba-tiba Larang Startup Ini Beriklan, Kenapa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Jesse Leimgruber adalah salah satu pendiri Bloom, perusahaan rintisan (startup) yang menyediakan teknologi untuk membantu orang-orang tetap mengontrol data pribadi mereka saat mereka masuk ke berbagai layanan dan aplikasi online.

Dia dan timnya melakukan apa yang dilakukan oleh banyak perusahaan rintisan untuk mempercepat pertumbuhan: beriklan di Facebook.



Perusahaan itu menghabiskan ratusan ribu dolar untuk iklan agar menarik pengguna menggunakan layanan perlindungan identitas online yang ditawarkan. Taktik itu berhasil, setidaknya sebelum Facebook tiba-tiba melarang iklan perusahaan itu awal bulan ini.


"Mereka baru saja melarangnya," kata Leimgruber. "Ini adalah pembunuh besar bagi kita."

Facebook memberi tahu Bloom bahwa iklan tersebut termasuk dalam produk dan layanan keuangan yang menipu terkait dengan mata uang kripto (cryptocurrency).

Bloom tidak menjual produk atau layanan keuangan apa pun dan tidak ada hubungannya dengan mata uang kripto.

Namun, karena menggunakan teknologi blockchain, situs web Bloom memiliki beberapa kata yang sering digunakan di situs mata uang kripto, seperti "Ethereum" dan "blockchain." Kedua nama tersebut juga digunakan untuk penjualan token oleh pengembang untuk membangun aplikasi, pada tahun 2017, sebelum larangan iklan kripto dikeluarkan.

Facebook mengatakan kata-kata ini atau sejenisnya memicu larangan tersebut.

Facebook Tiba-tiba Larang Startup Ini Beriklan, Kenapa?Foto: Infografis/Sejarah Bitcoin/Edward Ricardo
"Walaupun kami melonggarkan kebijakan di musim panas ini, hal itu tetap bersifat melarang," kata seorang juru bicara Facebook, dikutip dari CNBC International. "Kami akan terus mendengarkan umpan balik, melihat seberapa baik kebijakan ini bekerja dan terus mempelajari teknologi ini sehingga, jika perlu, kami dapat merevisinya dari waktu ke waktu."

Tapi Leimgruber berpikir sifat larangan mendadak itu mencurigakan mengingat bahwa Bloom telah beriklan di Facebook yang melarang seluruh iklan terkait mata uang kripto, sejak Januari.

Dia percaya ini tidak adil dan alasan sebenarnya untuk larangan tersebut adalah karena Bloom bersaing dengan platform manajemen identitas milik Facebook, Facebook Login (sebelumnya Facebook Connect).

Sengketa ini menyoroti perjuangan Facebook untuk membersihkan layanannya tanpa bereaksi berlebihan. Facebook telah membersihkan halaman, akun, dan pengiklan dalam upaya bersih-bersih setelah skandal lebih dari satu tahun yang melibatkan konten menyesatkan dan penyalahgunaan data pribadi.

Sebagai bagian dari tindakan kerasnya, Facebook telah menghapus banyak konten menyesatkan yang pantas dilarang, termasuk lusinan akun dan halaman untuk menyebarkan propaganda di Myanmar.



Ini juga berlaku untuk ratusan akun dan halaman yang melakukan spamming pengguna di Facebook dengan meningkatkan keterlibatan secara artifisial pada postingan untuk mengarahkan traffic ke situs web mereka.

Tetapi ada juga kerusakan tambahan. Facebook telah memblokir puluhan iklan yang terkait dengan komunitas LGBT karena bersifat politis.

Pada Januari, Facebook memblokir semua iklan yang terkait dengan mata uang kripto sebelum memodifikasi kebijakannya pada Juni untuk memungkinkan beberapa iklan selama mereka tidak memuat penawaran koin awal (ICO).


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading