Internasional

Tantang Uber, Taksi Online China Ini Buka Layanan di Meksiko

Fintech - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
24 April 2018 10:55
Tantang Uber, Taksi Online China Ini Buka Layanan di Meksiko
San Francisco, CNBC Indonesia - Perusahaan transportasi online asal China ,Didi Chuxing, pada hari Senin (23/4/2018) mulai menawarkan layanannya di kota Toluca, Meksiko, sekaligus bersiap menghadapi pertarungan berbiaya tinggi dengan pesaingnya Uber Technologies Inc di pasar utama Amerika Latin itu.

Melansir dari Reuters, peluncuran layanan di Meksiko ini menandai usaha Didi membawa layanan transportasi berbasis aplikasi ke luar Asia untuk pertama kalinya. Ekspansi global yang penting ini muncul di saat perusahaan menghadapi kompetisi yang makin ketat di dalam negeri dari raksasa internet Meituan-Dianping, yang baru-baru ini juga meluncurkan layanan transportasi online.


Didi Express telah diluncurkan di ibukota negara bagian Meksiko, sebuah kota urban yang berlokasi sekitar 60 kilometer di barat Meksiko City. Layanan itu juga ditambah dengan sejumlah fitur keamanan baru untuk pengemudi dan penumpang.


Reuters adalah yang pertama kali melaporkan rencana ekspansi Didi ke Toluca di awal bulan ini.

Di Meksiko, Didi akan bersaing dengan Uber, pesaing utamanya di taraf internasional, untuk pertama kalinya sejak Uber meluncurkan layanannya di China. Peluncuran itu menghentikan kerja sama kedua perusahaan di tahun 2016.

Uber sendiri adalah pionir transportasi online di Meksiko dengan tujuh juta pengguna di lebih dari 30 kota.

Didi, yang memiliki penghubung operasi di Juarez, kota tetangga Meksiko City, mengatakan pihaknya berharap bisa membawa layanan transportasi online ke kota-kota besar lainnya di Meksiko tahun ini.

Didi mengatakan timnya di Meksiko, Beijing, dan California mempelajari pasar Meksiko untuk menyesuaikan algoritma dan teknologi Didi dengan pasar lokal, seperti menyoroti masalah kejahatan.

Didi membawa sejumlah fitur keamanan terbaru ke Meksiko, termasuk tombol pemberitahuan darurat di aplikasi yang akan menghubungkan pengemudi dan penumpang dengan polisi dan nomor darurat lainnya jika mereka berada dalam keadaan bahaya. Layanan lain seperti sistem pemantauan keamanan dan pilihan bagi penumpang membagikan rincian perjalanannya juga turut disematkan.


Perusahaan mulai merekrut supir baru di awal bulan ini dan berjanji untuk tidak mengambil sepeserpun dari ongkos perjalanan mereka sampai 17 Juni. Setelah pertengahan Juni, Didi berencana untuk memotong ongkos perjalanan sebesar 20%, lebih rendah dari komisi Uber sebesar 25%, menurut pemberitaan Reuters sebelumnya.

Sebelumnya di akhir tahun lalu, Didi membeli perusahaan transportasi online asal Brazil bernama 99 yang memberikan perusahaan itu tumpuan pertama di Amerika Latin. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading