BI: Hingga April Sudah 26 Fintech Payment Mendaftar

Fintech - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
10 April 2018 16:52
BI: Hingga April Sudah 26 Fintech Payment Mendaftar
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) menyampaikan sebanyak 26 perusahaan financial technology (fintech) mendaftar untuk mendapatkan izin sistem pembayaran. Jumlah tersebut bertambah 11 perusahaan dari Maret 2018, data terakhir yang disampaikan BI.

Nama-nama perusahaan fintech yang sudah terdaftar tersebut, antara lain :
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia (Cashlez Mpos)
  • PT Dimo Pay Indonesia (Pay by QR)
  • PT Sprint Asia Teknologi (Bayarind Payment Gateway)
  • PT Toko Pandai Nusantara (Toko Pandai)
  • PT Moneta Digital Internasional (Yook Pay)
  • PT Money Guru Indonesia (Halo Money)
  • PT Virtual Online Exchange (Duithape)
  • PT Mitra Pembayaran Elektronik (Saldomu)
  • PT Gapura Data Kreasi (Disitu)
  • PT Achilles Financial Systems (PajakPay)
  • PT Wallezz Finansial Teknologi (Wallez)
  • PT Trusting Social Indonesia
  • PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme)
  • PT Mareco Prima Mandiri (Mareco-Pay)
  • PT Inti Prima Mandiri Utama (iPayme)
Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Imaddudin Sahabat menjelaskan, dari 26 perusahaan tersebut, baru PT Toko Pandai Nusantara yang berhasil lolos uji coba terbatas (regulatory sandbox) Bank Indonesia.

"Ada 26 yang sudah terdaftar, 1 sudah lolos sandbox," kata Imaddudin dalam acara Fintech Outlook di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (10/4/2018).


Dia menambahkan, jika perusahaan fintech masuk ke regulatory sanbox, maka perusahaan tersebut sudah mendapat rekomendasi dari bank sentral untuk mendapatkan izin. Proses pengujian terbatas tersebut memerhatikan beberapa pada aspek teknis seperti model bisnis, teknologiĀ  hingga layanan bagi konsumen. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading